Pemerintah Menjawab Rumor Tentang Pembayaran Pensiun 2017

Pemerintah Menjawab Rumor Tentang Pembayaran Pensiun 2017 - akhir - akhir ini banyak sekali di media sosial membicarakan tentang pensiun PNS akan di bayar sekaligus di tahun 2017, siapakah yang awal mula mengunggah dan membicarakan tentang masalah ini, dan saya pun masih mencari cari siapa awal mulanya yang membuat isu yang sangat menggemparkan dunia pendidikan khususnya PNS.

Dikutip dari situs website www.menpan.go.id , Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmaja, melalui pesan WA, Minggu (08/02), mengatakan semua tidak benar dan bahkan ia membantah semua rumor yang membicarakan tentang sebuah kebijakan tentang pensiun PNS akan di bayar pada tahun 2017.

Pemerintah Menjawab Rumor Tentang Pembayaran Pensiun 2017
Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja

Bahkan Setiawan pun sangat tegas, bahwa berita tentang pembayaran langsung tidak benar dan PNS pun masih menerima gaji dan pensiun seperti biasa yang sudah berjalan.

Himbauan untuk masyarakat adalah harus waspada dalam mendapatkan informasi, apakah langsung dari pemerintah atau bukan "Kalau mendapat informasi yang meragukan sebaiknya mengkonfirmasikan ke Kementerian PANRB," saat ini pemerintah masih melakukan finalisasi sejumlah Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) pelaksanaan Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). "Salah satunya RPP tentang Manajemen ASN," tutur Iwan.

Baca >> Cara Cek Estimasi Dana Pensiun dan Tunjangan Hari Tua PNS

Dalam media sosial itu tertulis seolah-olah Menteri PANRB menyatakan bahwa mulai tahun 2017 pembayaran pensiun akan dilakukan sekaligus. Bahkan pengunggah juga menyertakan foto Menteri Yuddy yang tengah memberikan keterangan kepada pers. Sayangnya tidak dijelaskan, kapan dan di mana perbuataan itu disampaikan. Bahkan disebutkan besaran pensiun mulai dari Rp 500 juta sampai Rp 1,5 Miliar. Di bawah foto juga tercantum infopgri.tk

Kepada pihak yang mengunggah atau menyebarluaskan informasi tidak benar tersebut diminta utk segera menarik dan atau menghentikan aksinya, karena Kementerian PANRB tidak segan untuk mensomasi bahkan melaporkan tindakan melawan hukum tersebut kepada penegak hukum. (ags/HUMAS MENPANRB)

Sumber : www.menpan.go.id/